Quantcast

Berbahagialah orang yang membawa damai............

classic Classic list List threaded Threaded
3 messages Options
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Berbahagialah orang yang membawa damai............

Eddy Tg

"Berbahagialah orang yang membawa damai"

 Didalam kehidupan kita didunia ini tidak mungkin kita terbebas dari konflik
baik internal maupun eksternal, baik antar keluarga, suami, isteri dan anak2, teman maupun antar masyarakat, suku bangsa dan agama.


 Pertengkaran/konflik terjadi pada umumnya karena didalamnya ada kepentingan
yang berbeda, disini peran karakter maupun moral sangat dominan. Perbedaan
yang terjadi pada akhirnya akan menimbulkan perbantahan, pertengkaran,
perselisihan dan permusuhan.


 Kadangkala kita merasa puas dan gembira setelah mampu mengalahkan orang lain baik itu famili, tetangga, teman kita maupun orang yg tidak kita kenal baik melalui tulisan maupun ucapan. Semua perasaan itu adalah “keangkuhan kita yg hanya menimbulkan pertengkaran, kita telah salah langkah karena perbuatan yg telah kita lakukan itu sudah menanam dan menimbulkan benih kebencian. [Bdk Amsal 13:10]


 Demikianlah benih kebencian ini akan bersinergi dengan pertengkaran, semua itu bagaikan Reaksi rantai Siklus-krebs, saling mengikat dan saling bereaksi, sehingga akan menimbulkan perselisihan dan permusuhan tak henti2nya. Semua itu haruslah kita kontrol dengan perbuatan “KASIH”, jika semua tulisan atau perkataan yang tidak berdasarkan ‘KASIH’ maka kita sudah berpihak kepada kebencian, waspadalah.  Mulut orang benar adalah sumber kehidupan, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman. Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi 'KASIH' menutupi segala pelanggaran. [Bdk Amsal 10:11-12]


 Kitab Amsal mengajarkan kita supaya kita menjadi orang yang ber-HIKMAT, menjadi orang yang BIJAK didalam menghadapi situasi yg mengarah kepada ‘Konflik’!

 Memulai pertengkaran adalah seperti membuka jalan air; jadi undurlah sebelum perbantahan mulai. (Ams 17:14)


 Percayalah retakan kecil pada suatu bendungan air akan berakhir dengan malapetaka, air bah akan menyapu bersih semua yang dilewatinya. Konflik dan pertetengkaran akan membawa kita kepada penderitaan, bukan kepada kebahagiaan dan damai tentram !


 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. (Mat 5:9)  

[Author : Eddy TG sumber Alkitab & Internet]

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Berbahagialah orang yang membawa damai............

Wal Suparmo
Salam,
  Perang salib,kekejaman2 seperti pembakaran hidup2 orang di Eropa yang dituduh kemasukan iblis, pembantaian orang2 Inca,Maya dsb oleh kaum Conquistadores,Kolonialisme terhadap bangsa2 yang belum maju,pembantaian 6 juta orang Yahudi, pemboman2 terhadap bangsa2 lain yang dianggap menyerang , adalah berdasarkan KASIH.
  Memang TEORI yang MULUK2 lain dari KENYATAAN dan PRATEKNYA seperti Damai di bumi, Kebahagian bagi semua orang dsb.
  Wsalam,
  Wal Suparmo

Eddy Tg <[hidden email]> wrote:
         
"Berbahagialah orang yang membawa damai"

  Didalam kehidupan kita didunia ini tidak mungkin kita terbebas dari konflik
baik internal maupun eksternal, baik antar keluarga, suami, isteri dan anak2, teman maupun antar masyarakat, suku bangsa dan agama.


  Pertengkaran/konflik terjadi pada umumnya karena didalamnya ada kepentingan
yang berbeda, disini peran karakter maupun moral sangat dominan. Perbedaan
yang terjadi pada akhirnya akan menimbulkan perbantahan, pertengkaran,
perselisihan dan permusuhan.


  Kadangkala kita merasa puas dan gembira setelah mampu mengalahkan orang lain baik itu famili, tetangga, teman kita maupun orang yg tidak kita kenal baik melalui tulisan maupun ucapan. Semua perasaan itu adalah “keangkuhan kita yg hanya menimbulkan pertengkaran, kita telah salah langkah karena perbuatan yg telah kita lakukan itu sudah menanam dan menimbulkan benih kebencian. [Bdk Amsal 13:10]


  Demikianlah benih kebencian ini akan bersinergi dengan pertengkaran, semua itu bagaikan Reaksi rantai Siklus-krebs, saling mengikat dan saling bereaksi, sehingga akan menimbulkan perselisihan dan permusuhan tak henti2nya. Semua itu haruslah kita kontrol dengan perbuatan “KASIH”, jika semua tulisan atau perkataan yang tidak berdasarkan ‘KASIH’ maka kita sudah berpihak kepada kebencian, waspadalah.  Mulut orang benar adalah sumber kehidupan, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman. Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi 'KASIH' menutupi segala pelanggaran. [Bdk Amsal 10:11-12]


  Kitab Amsal mengajarkan kita supaya kita menjadi orang yang ber-HIKMAT, menjadi orang yang BIJAK didalam menghadapi situasi yg mengarah kepada ‘Konflik’!

  Memulai pertengkaran adalah seperti membuka jalan air; jadi undurlah sebelum perbantahan mulai. (Ams 17:14)


  Percayalah retakan kecil pada suatu bendungan air akan berakhir dengan malapetaka, air bah akan menyapu bersih semua yang dilewatinya. Konflik dan pertetengkaran akan membawa kita kepada penderitaan, bukan kepada kebahagiaan dan damai tentram !


  Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. (Mat 5:9)  

[Author : Eddy TG sumber Alkitab & Internet]
   
---------------------------------
  Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.  

                           

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Berbahagialah orang yang membawa damai............

Eddy Tg

Memang beda,"Politik dan agama", politik itu kejam, keji dan biadab,
tidak memandang kasih dan pengampunan.

Dengan contoh diatas kita berharap semoga "Keadaan Sorga segera menyerbu
bumi"

Theori muluk2 dan praktek yg busuk kita tinggalkan, itu sebagai bahan
bandingan untuk kita, supaya kita jangan berbuat seperti itu lagi tapi
berbuat baik dan benar, Ya Allah ya robal alamin...amin !

Wass,

Eddy TG


--- In [hidden email], Wal Suparmo <wal.suparmo@...>
wrote:
>
> Salam,
>   Perang salib,kekejaman2 seperti pembakaran hidup2 orang di Eropa
yang dituduh kemasukan iblis, pembantaian orang2 Inca,Maya dsb oleh kaum
Conquistadores,Kolonialisme terhadap bangsa2 yang belum maju,pembantaian
6 juta orang Yahudi, pemboman2 terhadap bangsa2 lain yang dianggap
menyerang , adalah berdasarkan KASIH.
>   Memang TEORI yang MULUK2 lain dari KENYATAAN dan PRATEKNYA seperti
Damai di bumi, Kebahagian bagi semua orang dsb.
>   Wsalam,
>   Wal Suparmo
>
> Eddy Tg eddyhbh@... wrote:
>
> "Berbahagialah orang yang membawa damai"
>
>   Didalam kehidupan kita didunia ini tidak mungkin kita terbebas dari
konflik
> baik internal maupun eksternal, baik antar keluarga, suami, isteri dan
anak2, teman maupun antar masyarakat, suku bangsa dan agama.
>
>
>   Pertengkaran/konflik terjadi pada umumnya karena didalamnya ada
kepentingan
> yang berbeda, disini peran karakter maupun moral sangat dominan.
Perbedaan
> yang terjadi pada akhirnya akan menimbulkan perbantahan, pertengkaran,
> perselisihan dan permusuhan.
>
>
>   Kadangkala kita merasa puas dan gembira setelah mampu mengalahkan
orang lain baik itu famili, tetangga, teman kita maupun orang yg tidak
kita kenal baik melalui tulisan maupun ucapan. Semua perasaan itu adalah
"keangkuhan kita yg hanya menimbulkan pertengkaran, kita telah salah
langkah karena perbuatan yg telah kita lakukan itu sudah menanam dan
menimbulkan benih kebencian. [Bdk Amsal 13:10]
>
>
>   Demikianlah benih kebencian ini akan bersinergi dengan pertengkaran,
semua itu bagaikan Reaksi rantai Siklus-krebs, saling mengikat dan
saling bereaksi, sehingga akan menimbulkan perselisihan dan permusuhan
tak henti2nya. Semua itu haruslah kita kontrol dengan perbuatan
"KASIH", jika semua tulisan atau perkataan yang tidak
berdasarkan `KASIH' maka kita sudah berpihak kepada kebencian,
waspadalah.  Mulut orang benar adalah sumber kehidupan, tetapi mulut
orang fasik menyembunyikan kelaliman. Kebencian menimbulkan
pertengkaran, tetapi 'KASIH' menutupi segala pelanggaran. [Bdk Amsal
10:11-12]
>
>
>   Kitab Amsal mengajarkan kita supaya kita menjadi orang yang
ber-HIKMAT, menjadi orang yang BIJAK didalam menghadapi situasi yg
mengarah kepada `Konflik'!
>
>   Memulai pertengkaran adalah seperti membuka jalan air; jadi undurlah
sebelum perbantahan mulai. (Ams 17:14)
>
>
>   Percayalah retakan kecil pada suatu bendungan air akan berakhir
dengan malapetaka, air bah akan menyapu bersih semua yang dilewatinya.
Konflik dan pertetengkaran akan membawa kita kepada penderitaan, bukan
kepada kebahagiaan dan damai tentram !
>
>
>   Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut
anak-anak Allah. (Mat 5:9)
>
> [Author : Eddy TG sumber Alkitab & Internet]
>
> ---------------------------------
>   Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.
Try it now.
>
>
>
>  Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com
>


Loading...